-->

Mengenal mekanisme kerja racun pada pestisida

Mengenal mekanisme kerja racun pada pestisida - Pestisida atau disebut juga pembasmi hama adalah suatu senyawa atau zat dan campuran zat  yang digunakan untuk menolak, mengendalikan maupun membasmi organisme pengganggu.

Sasaran dari pestisida yaitu, seperti burung, mamalia, serangga, tikus, mikrobia, gulma dan ikan yang dianggap hama atau mengganggu.
Pestisida yang ada banyak jenis dengan berbeda-beda mekasnime kerja pestisidanya, contoh mekanisme kerja pestisida seperti bersifat Sistemik, Transmiliar dan ada pula cara kerja racun dari pestisida adalah racun kontak, racun lambung dan racun pernafasan.

Dari penjelesan di atas akan saya jelaskan sedikit tentang pestisida sistemik, transmiliar, racun lambung, racun kontak dan racun pernafasan.
Baca juga Produk/Merk Dagang dari bahan Akrtif Imidakloprid

Mekanisme Kerja Racun Pestisida

Pestisida Sistemik

Pestisida sistemik adalah pestisida yang diserap dan dialirkan melalui jaringan tanaman ke seluruh bagian tanaman sehingga akan menjadi racun bagi hama yang memakannya.

Melalui jaringan tersebut pestisida akan ditranslokasikan keseluruh bagian tanaman. Sel-sel tanaman yang dilewati akan mengandung residu pestisida.

Residu pestisida sistemik tidak mudah tercuci air hujan dan tahan lebih lama, karena residu masuk kedalam jaringan tanaman, sehingga hama atau serangga akan mati jika memakan tanaman tersebut.
Baca juga Produk/Merk Dagang dari Bahan Aktif Abamektin

Pestisida Translaminar

Translaminar merupakan efek bahan aktif insektisida dalam membasmi atau mengendalikan hama dengan melakukan penetrasi ke dalam jaringan daun hingga ke balik daun.

Dengan kemampuan ini insektisida dapat melakukan pengendalian hama hingga ke bawah daun yang tersembunyi dengan aplikasi penyemprotan hanya di atasnya saja.

Pestisida yang memiliki efek translaminar hanya akan menembus jaringan daun (efek translaminar) dan tidak dapat ditranslokasikan kejaringan tanaman lainnya.

Hama akan mati jika memakan permukaan tanaman yang teresidu dan hama yang bersembunyi dibalik daun akan mati jika memakan bagian bawah daun tersebut.

Racun Kontak

Insetisida ini akan bekerja dengan baik jika terkena atau kontak langsung dengan hama sasaran. Racun ini efektif bila langsung terkena pada hama, ini efektif bila hama sasaran sudah resistan atau sudah melebihi ambang batas.

Racun Lambung

Racun yang terdapat dalam insektisida ini baru bekerja jika bagian tanaman yang telah disemprot dimakan oleh hama. Sehingga setelah hama memakan bagian tersebut racun mulai bereaksi dan hama tersebut mati.

Racun Pernapasan

Insektisida jenis ini dapat membunuh serangga jika terhisap melalui organ pernafasan hama. Racun ini sering digunakan untuk mengendalikan hama yang bersembunyi seperti tikus dan hama yang berpindah-pindah. Jenis racun ini disebut juga dengan racun fumigan.

Demikian penjelasan tentang Mengenal mekanisme kerja racun pada pestisida atau pengertian/arti dari pestisida Sistemik, Translaminar, Racun Kontak, Racun Lambung dan Racun Pernafasan. Semoga bisa bermanfaat untuk pembaca.

0 Response to "Mengenal mekanisme kerja racun pada pestisida"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel