-->

Cara Mengatasi/Membasmi Hama Tikus

Cara Mengatasi/Membasmi Hama - Tikus adalah hama sangat merugikan dan hama yang perlu di perhatikan secara khusus dalam penanganan bagi tanaman pad dan jagungi di Indonesia.

Hama tikus ini bisa mengurangi hasil panen karena hama ini merusak tanaman padi. Banyak usaha yang sudah dilakukan untuk mengendalikan hama tikus mulai dari sanitasi, kimia, fisik dan hayati, namun dampak hasil yang ditimbulkan belum optimal.

Kerusakan yang terjadi pada tanaman padi akibat hama tikus sangat tinggi setiap tahunnya. Hama tikus dikategorikan sebagai hama utama untuk tanaman pangan karena kerusakan dari serangan hama  tikus dimulai dari  fase pertumbuhan hingga panen bahkan serangan hama tikus terjadi pada persemaian.

Habitat Hama Tikus dan Tanaman Sasaran

Tikus biasanya aktif  pada malam hari dan habitat tikus mudah diketahui, tikus membuat sarang selalu menghindari lingkungan yang jauh dari kebutuhan hidupnya dan merugikan.tikus biasanya membuat sarang tepat di daerah yang lebab, yang berdekatam dengan sumber makanan dan air, daerah yang sering di buat sarang rikus adalah pematang sawah, tanggul irigari, sela-sela batu dan batang pohon.
Baca juga 4 bahan aktif mengendalikan hama Trips

Tanaman sasaran hama tikus yaitu antara lain  padi, jagung, kelapa sawit,  timun, semangka, dan kacang tanah.

Cara Mengatasi/Membasmi hama Tikus

Untuk mengatasi dan membasmi hama tikus harus dikerjakan secara berkelompok, karen hal ini bisa lebih optimal hasil yang dirasakan. Dibawah ini beberapa cara mengatasi dan membasmi hama tikus yaitu:

  1. Lakukan penanaman dan panen secara berkelompok (serempak) sehingga area penanaman menjadi luas, maksud cara ini adalah mengimbangi populasi tikus, karena jika sumber makanan yang banyak dampak yang dari serangan hama pada tanaman juga berkurang, akan tetapi harus di imbangi pengendalian hama yang lain seperti fumigasi, pembersihan sanitasi dan kimia serta yang lainnya.
  2. Harus sering melakukan pembersihan tanggul atau sanitasi di sekitar lahan pertanian, karena di daerah tersebut sering menjadi sarang dari hama tikus.
  3. Lakukan pemburuan dan membunuh tikus secara langsung (fisik), yaitu dengan cara membongkar lubang-lubang yang menjadi sarang tikus. Yaitu dengan gropyokan massal. Gerakan ini dilakukan pada awal tanam oleh para petani. Yang dilakukan seperti membuat perangkap, penjaringan, penggenangan sarang dan cara yang lainnya.
  4. Lakukan Fumugasi, Fumigasi merupakan cara yang efektif dalam membunuh tikus dewasa dan anak-anaknya yang ada di dalam sarang dengan pengasapan. Agar fumigasi efektif tutuplah lubang sarang tikus dengan lumpur sehingga sarang tidak perlu dibongkar. Lakukan fumigasi terus menerus hingga tikus tidak ada.
  5. Melepaskan atau memanfaatkan musuh alami dari hama tikus, yaitu dengan ular dan burung hantu.
  6. Lakukan aplikasi racun tikus, yakni dengan mengaplikasikan Rodentisida (berupa umpan racun lambung), Rodentisida dilakukan bila populasi hama tikus tinggi dan lakukan sesuai dosis yang dianjurkan dan pengaplikasian di habitat hama tikus.

Beberapa Merk Dagang Rodentisida yang ada di pasaran

  • Brodirat 0,005 BB
  • Talon 0,005 BB
  • Klerat 0,005 BB
  • Benmati 0,005 BB
  • Kresnakun 0,005 BB
  • Racumin 0,75TP
  • Petrokum 0,005 BB
  • Strom 0,005 BB
  • Ratgon 0,005 BB
  • Ractikus 0,005 BB
Demikianlah sedikit informasi dan penjelasan penulis tentang Cara Mengatasi/Membasmi Hama Tikus. Semoga bermanfaat

0 Response to "Cara Mengatasi/Membasmi Hama Tikus"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel